Darah YesusKeluaran 12:13
“Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir .”
 
Darah Yesus adalah Panji Tertinggi dari Panji-Panji Kristus.
Orang Israel menampung darah sembelihan seekor domba pada sebuah baskom. Darah tersebut tidak memiliki kuasa untuk menyelamatkan seorang pun selama ada di dalam baskom. Jika darah tersebut dilaburkan pada ambang atas dan kedua tiang pintu setiap rumah dengan menggunakan hisop, maka ada perlindungan bagi keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut. Tulah kematian anak sulung yang menimpa Mesir tidak akan mereka alami.
 
Yesus Kristus adalah Anak Domba Paskah kita yang sudah disembelih (1 Korintus 5:7). Darah Yesus sudah mengalir di salib Golgota. Selama darah Yesus ada dalam “baskom” theologia seorang individu, maka tidak akan memberikan keuntungan apa pun.  Hanya waktu darah tersebut diaplikasikan secara tepat di tempat di mana dibutuhkan maka darah tersebut akan menjadi  efektif serta melakukan fungsinya.
 
Dalam Perjanjian Lama, alat yang dipakai oleh orang Israel untuk melaburkan darah adalah seikat hisop. Dalam Perjanjian Baru, kita melakukannya lewat perkataan kesaksian kita (Wahyu 12:11). Dengan mulut kita, kita perlu mengucapkan pengakuan verbal tentang apa yang Firman Tuhan katakan telah dilakukan oleh darah Yesus. Semua kepercayaan kita tidak akan bermanfaat apa-apa kecuali kita mengakuinya secara verbal
 
Apa yang Alkitab katakan tentang Darah Yesus?
Pertama, lewat Darah Yesus kita telah ditebus dari segala dosa-dosa kita (Efesus 1:7).
Kedua, lewat Darah Yesus kita dibersihkan dan diampuni dari segala dosa-dosa kita (1 Yohanes 1:7,9).
Ketiga, lewat Darah Yesus kita telah dibenarkan dan dinyatakan sebagai orang benar (Roma 5:9).
Keempat, lewat Darah Yesus kita telah dikuduskan atau dipisahkan untuk Tuhan (Ibrani 13:12).
Kelima, lewat Darah Yesus kita sekarang menjadi Bait Roh Kudus. Karena itu setan tidak punya tempat di dalam kita dan tidak berkuasa atas kita (1 Korintus 6:19-20).
 
Akui secara verbal janji-janji Alkitab ini tiap hari dan rasakan kuasa Darah Yesus melingkupi kehidupan Saudara.