mengalahkan setanEfesus 6:10

“Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasaNya.”

Sebagai orang percaya kita senantiasa ada dalam peperangan rohani melawan Setan dan kuasa kegelapan. Tetapi sekuat-kuatnya Setan, dia kalah jumlah 2 dibanding 1. Untuk setiap malaikat yang jatuh, masih ada 2 malaikat yang setia. Setan tahu bahwa dia sudah dikalahkan, satu-satunya harapannya adalah orang Kristen tidak tahu itu. Setan tahu waktu mereka terbatas, hari penghukuman sementara menanti mereka (Matius 8:29).

Walaupun Setan itu musuh yang sudah dikalahkan, tetapi penting bagi kita untuk terlatih dalam peperangan rohani (Mazmur 18:35). Tuhan mengijinkan Setan dan roh-roh jahatnya menjadi lawan Saudara, supaya Saudara bisa mengembangkan otot-otot rohani Saudara. Tetapi supaya kita bisa memenangkan peperangan ini maka kita perlu diperlengkapi dengan seluruh perlengkapan senjata rohani.

Dengan memakai ilustrasi dari prajurit Romawi, Paulus menjelaskan enam senjata rohani yang harus kita pakai (Efesus 6:11-17).

Pertama, Ikat Pinggang Kebenaran. Pinggang dan perut adalah tempat kekuatan dan kehidupan Saudara. Kita perlu kuat dalam Firman Tuhan. Kita perlu memiliki “kebenaran dalam batin” (Mazmur 51:8).

Kedua, Bajuzirah Keadilan atau Kebenaran. Baju zirah melindungi bagian dada, jantung, hati, dan organ-oragan penting lainnya (Amsal 4:23). Kebenaranlah yang melindungi hati kita. Kita harus menjaga hati kita murni karena orang yang suci hatinya akan melihat Tuhan (Matius 5:8).

Ketiga, Kasut atau Sepatu Pemberitaan Inji Damai Sejahtera. Sepatu ini melindungi kaki supaya tidak terluka yang mengakibatkan kelumpuhan. Damai sejahtera Tuhan menjaga kita tidak mengalami kelumpuhan rohani (Roma 16:20)

Keempat, Perisai Iman. Ini adalah pertahanan utama. Anak panah iblis adalah kata-kata negatif dari keraguan yang akan melukai kita. Setiap kali datang pikiran jahat, ketakutan, keragu-raguan lawanlah dengan iman akan Tuhan (Ibrani 11:6).

Kelima, Ketopong atau Helm Keselamatan. Medan peperangan adalah dalam pikiran kita, kita perlu melindungi pikiran kita dari kekuatiran, ketakutan, dan pikiran-pikiran yang menyiksa kita (Filipi 4:8).

Keenam, Pedang Roh. Inilah satu-satunya senjata menyerang, kita perlu belajar menggunakannya dengan baik. Pada saat Yesus dicobai setan, Dia menggunakan Firman melawan setan, dan setan harus mundur (Matius 4:1-11)

Dalam Efesus 6:18 kita diminta untuk berdoa dengan tidak jemu-jemu. Doa bisa mengubah keadaan. Sebenarnya kita selalu berkomunikasi dengan Tuhan di dunia maya setiap saat sepanjang hari. Kita bisa berkomunikasi dengan Tuhan, apapun yang sementara kita kerjakan.