07 07 2020 Pdang Gurun Sesuatu hal yang harus kita lewati selama kita didunia ini untuk kita bisa menerima berkat Tuhan.

(2 Raja-raja 3:1-8 )

Sebuah kisa yang mengandung Rahasia untuk mengalami Kemenangan. Di Padang Gurun saat hujan, tumbuh-tumbuhan disana menyimpan kelembapan tersebut karena tidak tau kapan hujan akan turun lagi. Begitu juga dengan kita, ketika kita sedang mengalami pengalaman Padang gurun kita harus seperti pohon dan binatang-binatang lainnya yang ada di Padang Gurun. Kita harus belajar mengadaptasikan iman kita kepada tantangan yang dibawa kepadang gurun. Secara rohani, kita juga harus belajar untuk menemukan sebuah tempat dimana Tuhan dapat melayani kita dalam Padang gurun kita.

Keluaran 16:10
"Dan sedang Harun berbicara kepada segenap jemaah Israel, mereka memalingkan mukanya ke arah Padang gurun, maka tampaklah kemuliaan Tuhan dalam awan".

Ayat ini menceritakan tentang Bangsa Israel yang sedang berada dalam padang gurun.

Padang gurun adalah tempat kematian yang dimana menyebabkan kita tersandung dalam perjalanan kita dengan Tuhan disingkirkan. Demikian juga banyak dari kita telah berada dipadang gurung dan kita telah gagal untuk melawan peperangan itu dengan kekuatan kita sendiri. Jadi kita harus mengerti bahwa Padang gurun adalah sebuah tempat dimana Tuhan berkata "akhirnya Aku berhasil membawamu ketempat dimana Aku dapat berbicara kepadamu."

Matius 4:1
"Maka Yesus dibawa oleh Roh kepadang gurun untuk dicobai iblis." 

Yesus dibawa oleh Roh ke Padang Gurun, karena ia tahu bahwa Tuhan tidak dapat dan tidak akan memaksakan kehendaknya atas kita. Tapi Ia juga tau kita juga bisa memilih untuk melakukan kehendak Tuhan yang muncul dari kerinduan kita atau tidak.

Kita punya pilihan sekarang ini, kita mau Melayani Tuhan atau Menolak Tuhan, kita mau mendengarkan Firman Tuhan atau tidak mendengarkan Firman Tuhan. Tuhan tahu bahwa kita harus diuji dalam api agar kita dapat menjadi murni seperti emas. Tuhan membawa kita ke Padang Gurun untuk menyempurnakan iman kita.

Dalam kitab Filipi 2:3 "Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri."

Banyak diantara kita berusaha memakai Tuhan untuk kepentingan pribadi kita. 

Matius 6:5 "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doannya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya."

Tuhan sepenuhnya sadar dengan fakta menyedihakan dimana kita mendapatkan semua yang kita butuhkan, sehingga kita tidak akan pernah mencari Dia dengan segenap hati kita. Seperti umat Israel, kita cendrung menjadi sombong dan angkuh. Melupakan fakta bahwa kita harus sepenuhnya mengakui Tuhan dimasa-masa makmur seperti juga  dalam masa-masa kemalangan atau masa-masa sukar.

Bagaimana kita melakukannya? Yaitu kita harus mencari pikiran Tuhan tentang suatu masalah.

Salah satu hamba dari raja israel kemudian memberi tahu Yosafat tentang Elisa yang dapat mendengar suara Tuhan. Karena itu Yosafat, Yoram, dan Raja Edom pergi mencari Elisa sang nabi itu. Terkadang kita begitu terobsesi dengan tujuan kita sehingga kita lupa untuk melewati berbagai fase untuk mencapai kesana ! (2 Raja-raja 3:13-14). 

Jika kita ingin mendapatkan kemenangan kita harus bersedia melewati Padang gurun. "Tidaklah selalu mudah untuk mendapatkan kemenangan, karena kemenangan adalah milik mereka yang ada disisi lain dari Padang gurun itu!!"

Jika kita ingin mendapatkan kemenangan, kita harus bersedia melewati Padang Gurun. Banyak orang mungkin berpikir bahwa tidak adil melewati fase ini, tapi mengertilah bahwa Padang Gurun yang membedakan antara orang yang benar yang ingin melakukan sesuatu untuk Tuhan dengan hanya orang yang ingin memiliki hubungan yang sementara dengan Tuhan. Padang gurun ini adalah tempat penampihan orang, dan Tuhan akan mencabut semua penipu karena mereka tidak akan tahan dengan penderitaan di Padang gurun. 

Padang gurun itu membedakan antara orang Kudus dan bukan, jadi kita harus melewati Padang gurun untuk mencapai kehendak Allah bagi kehidupan kita. Padang gurun mengajarkan kepada kita untuk bergantung sepenuhnya hanya kepada Tuhan, semua yang kita hadapi semua yang kita alami kita mau untuk hanya bergantung sepenuhnya kepada Tuhan untuk kehidupan. Seperti Galatia 6:9 mengatakan "Karena pada waktunya kita akan menuai jika kita tidak menjadi lemah." Tuhan memberikan Kehidupan (Mazmur 1:3)

Yosua dan Kaleb mereka sepenuhnya bergantung kepada Tuhan, kita harus tekun dalam iman bahwa dalam Padang Gurun, dimana masalah-masalah itu terjadi, kita harus bergantung pada Tuhan. Yosua dan Kaleb mengikuti Tuhan dengan segenap hatinya! (Bilangan 32:11-13)

Peperangan terbesar yang kita hadapi dipadang gurun adalah peperangan antara manusia baru dan manusia lama, manusia lama yang sedang berusaha  Tuhan bunuh dipadang gurun, tapi manusia lama terkadang menolak untuk mati,  manusia lama ini hanya ingin membangkitkan luka lama dan masalah lama.

Sebagai ciptaan baru dalam Kristus Yesus kita harus mematikan manusia lama kita. Kita adalah ciptaan baru dan manusia lama sudah mati!(Efesus 4:22-24). Hari ini kita mengenakan manusia baru, Roh Kudus ada didalam diri kita.