Motivasi dalam memberi1 Tawarikh 29:17a
"Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas."
 
Banyak orang selalu menuntut berkat yang terbaik dari Tuhan, tapi hanya memberi sisa-sisa saja kepada Tuhan, Banyak juga orang yang suka mengeluh saat memberi persembahan, mereka merasa masih membutuhkan uang itu, padahal kita tahu segala sesuatu yang kita miliki, segala sesuatu yang kita dapatkan itu semua berasal dari Tuhan.
 
Dalam Markus 12:41-44 Dalam kisah ini menceritakan bagaimana seorang ibu janda memasukkan 2 peser kedalam peti persembahan, dan pada saat itu Yesus melihatnya, tetapi bisa kita lihat walaupun ibu janda ini hanya memberikan 2 peser saja, hal itu berkenan di hadapan Tuhan (Markus 12:43) Kenapa bisa berkenan ? Karna ibu janda ini rela memberikan semua yang ada padanya kepada Tuhan. Ibu janda ini tetap memberi walau ia sedang kekurangan, dengan kata lain ia memberi yang terbaik dari apa yang ada padanya kepada Tuhan. 
 
Terkadang ada orang yang memberikan Persembahan dengan motivasi yang salah, yang hanya berpikir memberi persembahan itu hanya sebuah rutinitas saja dalam ibadah, Saudara Tahu disaat kita memberikan persembahan itu berarti kita sedang memuliakan Tuhan (Mazmur 50:23a).
 
Di saat kita memberi, ada sepasang mata yang memperhatikan kita ,yaitu Tuhan Yesus, Dia melihat kerelaan hati kita, Dia melihat apakah ada pengorbanan didalam hati kita, Dia melihat apakah kita sanggup memberi yang terbaik buat Tuhan , walau kita sedang kekurangan, ada masalah, dsb. Melalui kisah ini juga Tuhan hendak menekankan kita selain melihat sikap hati  atau motivasi seseorang dalam memberi persembahan, Ia juga mengingatkan saya dan saudara untuk kita memberi yang terbaik dari apa yang kita miliki pada saat ini dan berikan itu pada Tuhan dengan pengorbanan hati kita. Biarlah setiap kita dapat memberikan yang terbaik buat Tuhan, dan memberikan dengan motivasi hati kita yang benar dihadapan Tuhan.