Bukan hanya Persembahan

Maleakhi 1:6a
 
"Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu?"
 
Motivasi dalam memberi persembahan sangat penting bagi kehidupan rohani orang percaya di sepanjang zaman. Motivasi dalam memberi persembahan ini menunjukkan tingkat pertumbuhan kerohanian seseorang.
 
Pada waktu bangsa Israel kembali dari pembuangan, mereka membangun kembali Bait Allah dengan penuh harapan. Setelah Bait Allah selesai dibangun kembali, mereka berharap bahwa Tuhan akan membalas jasa mereka dengan memberkati mereka sehingga mereka bisa memiliki kehidupan yang lebih baik.
 
Akan tetapi, mereka sangat kecewa karena ternyata kehidupan ekonomi mereka tidak semakin membaik, bahkan mereka mengalami kekeringan sehingga hasil panen kurang baik. Oleh karena itu, mulailah mereka menjadi ragu-ragu mengenai kasih dan keadilan Tuhan. Mereka menjadi apatis (bersikap masa bodoh) dan menentang Tuhan secara terang-terangan dengan cara memberi persembahan yang bersifat ala kadarnya dan tidak sesuai dengan kesucian Tuhan.
 
Mereka hanya berfokus pada ritual (upacara) belaka (mungkin pengaruh kondisi saat mereka masih berada di tempat pembuangan) dan kehilangan hubungan baik dengan Tuhan yang membawa mereka kembali dari pembuangan.
 
Mereka hanya menginginkan berkat materi sehingga menolak Allah Sang Sumber Berkat! Pandangan materialistik (pandangan yang mengutamakan benda atau uang) sering mewarnai kehidupan gereja (orang Kristen). Pandangan ini menyingkirkan fokus pada hubungan dengan Tuhan Allah - yang adalah sumber berkat - dan mengalihkannya pada mencari berkat materi.
 
 
 
Akibatnya, motivasi umat Tuhan dalam beribadah menjadi semakin menyimpang dari yang seharusnya. Tuhan menginginkan agar kita beribadah dengan segenap hati, Saat membutuhkan Tuhan kita datang menghampiri dengan doa, pergi ke altar-Nya/gereja-Nya, tetapi saat hal dan semua keadaan diberkati kita lupa. Tuhan kita sangat berdaulat, dan didalam kedaulatan-Nya ada Kasih yang besar. Hormati nama Tuhan dan Kedaulatan-Nya dalam kita memberi persembahan.
 
Tetap mempunyai PENGHARAPAN dalam PERSEMBAHAN mu hari ini.