OTORITAS 1

Didalam Alkitab ada 3 Hal yang dinamakan sebagai Otoritas/Kuasa..
 
     1.    Otoritas Allah ( KeILLAHIAN Allah )
 
     2. Otoritas Kerajaan
 
       ( Kuasa yang diberikan kepada orang-orang yang dipercaya oleh Allah )
 
     3.    Otoritas Persembahan
 
 
 
Hari ini kita akan melihat Apakah Otoritas Persembahan. Jika kita mempelajari Alkitab kita akan mendapati Bahwa Otoritas Persembahan ini tidak bisa dipisahkan dari Otoritas Allah dan Otoritas Kerajaan.
 
Kejadian 3:21 memberitahu kita bahwa Korban Persembahan pertama diberikan Allah kepada manusia, yaitu kematian binatang untuk diambil kulitnya dan dibuat sebagai pakaian untuk Adam dan  Hawa. Akibat dosa masuk kedalam dunia.
 
Dalam Kejadian 4 kita melihat tentang Bagaimana Kain dan Habel mempersembahkan Korban Persembahan. Persembahan adalah sebuah Ajaran yang diajarkan oleh Allah sendiri kepada Adam dan Hawa dan kemudian diajarkan turun temurun. Persembahan adalah dasar dimana Otoritas Allah dan Kerajaan dinyatakan. Jika kita mempelajari Tabernakel/Kemah Suci, kita akan mendapati bahwa setiap Persembahan yang dibawa ke Kemah Suci harus bagus,tak bercacat,tambun, sesuatu yang terbaik.
 
Ketika persembahan tersebut dibakar dan dipersembahkan kepada Tuhan sebagai Korban Persembahan. Ketika Tuhan “Melihat dan Mencium” persembahan tersebut, apabila Tuhan berkenan, Tuhan akan Turun dalam Awan Kemuliaan di Ruang Maha Kudus dan memenuhi seluruh Tabernakel.
 
Persembahan membuat suatu Keadaan di Sorga berubah dan mengubah Dunia.
 
Persembahan mempengaruhi atmosfer kehidupan dan itu tidak terbatas. Ini adalah sebuah Prinsip Persembahan, dan Daud sangat menghargai dan menghormati apa yang dinamakan “ PERSEMBAHAN “.Dan apa yang terjadi ? Bangsa Israel mengalami Masa kemenangan di zaman Raja Daud.
 
Bagaimana dengan Perjanjian Baru, Tuhan Yesus sangat menghargai saat-saat “ PERSEMBAHAN “, Yesus duduk dengan sangat serius dan memperhatikan satu demi satu setiap orang yang membawa dan memberi persembahan.
 
Markus 12:41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan ( Greek : Theoreoh : Melihat dengan tatapan mata sangat fokus dan perasaan yang sangat dalam ) bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu.
 
Bagi Tuhan Yesus Persembahan sangatlah penting oleh sebab itu Dia sangat menghargai saat –saat Persembahan dan bahkan semua kehidupan-Nya “ Hanya “ tertuju kepada waktu Persembahan tersebut. Surga bahkan sangat menghargai Moment Persembahan ini.
 
 
 
Wahyu 8:1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
 
Mengapa surga sunyi setengah jam ?
 
Wahyu 8:3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
 
Saat Persembahan sangatlah Penting karena mempengaruhi seluruh Atmosfer kehidupan, Bahkan di Surga ikut “Menghargai “ saat-saat Kudus yaitu saat membawa Persembahan. Suasana Sorga berubah ketika ada satu jiwa “ Dipersembahkan” kepada Tuhan, yaitu bertobat dan mengikuti Tuhan.Lukas 15:7
 
Persembahan kita memiliki Otoritas sekarang dan akan datang.
 
Membawa Persembahan kepada Tuhan itu berarti membawa kehidupan kita kepada Tuhan dan meletakkannya sebagai Perwakilan hidup kita dihadapan-Nya.