“Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”
~Galatia 2:20~
 
Kristus Sang PemberiKetika orang pada jaman Kristus bertepuk tangan bagi-Nya, Ia menangisi mereka. Mereka memaksa-Nya untuk menjadi Raja, tetapi Ia memilih salib. Dalam perjalanan menuju kematian-Nya, Ia menyuruh para wanita Yerusalem untuk menangisi diri mereka sendiri, dan bukan menangisi-Nya – hanya mereka yang Ia pikirkan. Kristus sama sekali tidak memikirkan diri-Nya... meskipun Ia menghadapi maut, Ia bersedia menanggungnya untuk kita. Ia telah siap untuk menyelamatkan kita dari neraka dengan menjalani neraka siksaan itu.  
 
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." (Yoh 4:10).
 
Ia bertemu dengan perempuan Samaria di sumur Yakub, dan meminta minum. Setelah berbincang lebih lanjut, Yesus menjadi prihatin akan perempuan tersebut. Yesus lebih tertarik untuk memberi wanita itu Air Hidup daripada memuaskan dahaga-Nya sendiri. Sesungguhnya, apakah perempuan itu memberi Yesus minum? Ini tidak tertulis dalam Alkitab. Peristiwa ini menyadarkan kita tentang siapa Yesus sebenarnya..
    
Yesus hidup untuk kita, menjadi sama dengan kita. Seorang Kristen adalah orang yang terhubung dengan Allah, dalam keluarga Allah. Mereka terlahir kembali dalam Roh Allah. Hubungan yang dimaksud bukan sekedar suatu hari mengalami pengalaman rohani, atau visi, atau perasaan baik dan bahagia. Ini adalah hubungan - kedekatan, ikatan kekeluargaan. Kristus hidup bagi kita, agar menjadi milik kita. Jika Kristus menjadi milik saya, maka saya selamat. Jika Ia menjadi milik Anda, maka Anda selamat. Kristus memberikan diri-Nya bagi kita, menjadi milik kita. Keselamatan berarti bersatu dengan-Nya. Yesus tidak mengirim keselamatan: Ia adalah keselamatan. Yesus tidak mengirim pengampunan: Ia membawa pengampunan. Ia mengampuni kita dan tinggal bersama kita. Tidakkah hal ini menggetarkan jiwa Anda ketika mengetahuinya, hari ini... Anda hidup bersama Kristus!        
   
Api Hari ini :
Hubungan yang kumiliki di dalam Yesus Kristus adalah satu-satunya yang memberiku kehidupan.
 
Renungan harian ini diterjemahkan dari “Daily Fire Devotional by Reinhard Bonnke”. Digunakan dengan ijin. Hak cipta dilindungi Undang-undang.