renungan 9 13 Maret 20 3“Karena itulah Aku mengingatkan engkau untuk terus menghidupkan karunia Allah yang ada padamu ketika Aku menumpangkan tanganku atasmu.” 

3 Timotius 1:6 TEV


Perumpamaan Yesus tentang talenta melukiskan bahwa Tuhan mengharapkan kita memaksimalkan apa yang Ia berikan pada kita.  Kita perlu menumbuhkan karunia dan kemampuan kita, tetap mengobarkan hati kita, mengembangkan karakter dan kepribadian kita, dan memperluas pengalaman kita, sehingga kita akan semakin lebih efektif dalam pelayanan kita.

Paulus memberitahu jemaat Filipi untuk tetap “bertumbuh dalam pengetahuan dan pengertian,” dan ia mengingatkan Timotius untuk “mengobarkan karunia Allah yang ada padamu”. (Filipi 1:9b, 2 Timotius 1:6b)

Kalau Anda tak melatih otot-otot Anda, otot-otot itu akan melemah dan berhenti bertumbuh.  Dengan cara yang sama, kalau Anda tak memakai kemampuan dan ketrampilan yang Tuhan sudah berikan pada Anda, Anda akan kehilangan kemampuan dan ketrampilan itu.  Yesus mengajarkan perumpamaan tentang talenta untuk menekankan kebenaran ini.  Mengacu pada hamba yang gagal menggunakan bakatnya, kata tuan itu, "Ambil kantong emas dari dia dan berikan pada orang yang memiliki sepuluh kantong" (Matius 25:28).

Kalau Anda lalai menggunakan apa yang sudah diberikan pada Anda, Anda akan kehilangannya.  Ketika Anda memakai apa yang sudah diberikan pada Anda, Tuhan akan menambahkannya. Paulus berkata pada Timotius, “Janganlah engkau lalai memakai karunia yang Tuhan berikan kepadamu… Kerjakanlah semuanya itu…” (1 Timotius 4:14a, 15a LB)

Apapun karunia yang sudah diberikan kepada Anda dapat diperluas dan dikembangkan lewat latihan.  Misalnya, tidak ada seorang pun mendapatkan karunia mengajar yang sudah sepenuhnya dikembangkan.  Tapi dengan belajar, menerima masukan dan latihan, seorang guru yang “baik” dapat menjadi guru yang lebih baik dan, lama-lama, berkembang menjadi seorang guru yang jago.

Jangan puas dengan karunia yang baru separuh dikembangkan.  Latihlah diri Anda sendiri dan pelajari semua yang Anda bisa.  "Berkonsentrasilah untuk melakukan yang terbaik untuk Tuhan, mengerjakan apa yang takkan membuat Anda malu" (2 Timotius 2: 15a MSG). Manfaatkan setiap kesempatan berlatih untuk mengembangkan talenta/semangat/kemampuan/kepribadian/pengalaman Anda dan mempertajam keterampilan Anda untuk melayani.

Di Surga, kita semua akan melayani Tuhan selama-lamanya.  Sekarang ini, kita dapat mempersiapkan diri untuk pelayanan yang kekal dengan berlatih di dunia.  Seperti para atlet yang menyiapkan diri untuk Olimpiade, kita terus berlatih untuk hari yang penting itu.  “"Mereka melakukannya untuk medali emas yang bisa luntur dan pudar.  Anda mengejar satu medali emas yang kekal" (1 Korintus 9: 25b MSG)

Kita sedang bersiap-siap untuk tanggung jawab dan upah yang kekal.

Renungkan

Dengan cara apa Anda menguji diri Anda sendiri dan mengembangkan ketrampilan dan karunia Anda?

Apakah kesempatan belajar yang Anda perlu manfaatkan supaya Anda dapat menajamkan ketrampilan Anda?

Bagaimana menjaga sudut pandang yang kekal membantu Anda terus melatih iman Anda?
 
 
Renungan harian ini diambil dari "Pastor Rick's Daily Hope by Rick Warren".