08 05 2020 pada akhirnya adalah pengharapan“Kemudian dalam tahun ketiga puluh tujuh sesudah Yoyakhin, raja Yehuda, dibuang, dalam bulan yang kedua belas, pada tanggal dua puluh lima bulan itu, maka Ewil-Merodakh, raja Babel, dalam tahun ia menjadi raja, menunjukkan belas kasihannya kepada Yoyakhin, raja Yehuda, dengan melepaskannya dari penjara.”
 
Yeremia 52:31 
Tuhan memberikan pesan harapan kepada orang-orang di Eropa Selatan pada Yeremia pasal 52. Yoyakim, raja Yehuda yang jahat, meninggal, dan Yoyakhin menjadi penerus kerajaan Yehuda. 
 
Namun, saat berumur 18 tahun Yoyakhin ditangkap oleh Raja Babel. Dan rakyatnya kehilangan pengharapan akan masa depan. Tetapi, Raja Babel membebaskan Yoyakhin di usianya yang ke 37 tahun. Tuhan memberikan impian akan kebebasan kepada rakyatnya. Dengan bebasnya Yoyakhin di usianya yang ke 37 memberikan setitik harapan kepada rakyatnya.  
 
Kita sebagai umat Tuhan juga tidak boleh putus harapan apapun yang terjadi. Meskipun saat kita sedang dalam penderitaan dan kesulitan, Tuhan selalu menjadi harapan kita. Tuhan mengirimkan Yesus Kristus ke bumi untuk menyelamatkan kita dari keputusasaan dan penderitaan. Rakyat Yehuda memiliki harapan dan mengalahkan keputusasaan mereka. Tuhan akan memberikan kita harapan yang baru dan kebebasan. Kita harus bersukacita tanpa kehilangan harapan di dalam Kristus Yesus, Sang Pengharapan. Shalom 
 
Renungan harian ini diterjemahkan dari Renungan Harian oleh Elder Jung Duk Woo, Yoido Full Gospel Church. Diterjemahkan dengan ijin.